Tampilkan postingan dengan label Ocehan Semata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ocehan Semata. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Agustus 2010

PARADIGMA BERBEDA PERANG NUKLIR

Sekarang ini sedang hangat-hangatnya isu mengenai pelarangan terhadap beberapa negara utnuk mengembangkan dan pengayaan teknologi nuklir. Semua alasan itu hampir seluruhnya mengatakan bahwa jika negara-negara tersebut diberikan kesempatan mengembangkan dan memperkaya nuklir, maka dikhawatirkan akan terjadi perang nuklir. Perang nuklir menurut saya sudah pasti akan terjadi, tetapi perang yang seperti apa? Jika dikatakan perang secara harfiah, yaitu saling serang, maka dunia akan hancur dan kiamat, tidak ada yang diuntungkan. Saya lebih berpikiran untuk opsi kedua bahwa perang nuklir yang akan terjadi adalah perang siapa yang paling banyak mengumpulkan energi nuklir.

Coba anda renungkan kembali. Sumber energi minyak bumi yang saat ini sangat digemari karena mampu menghasilkan energi yang sangat besar, kita semua mengetahui sebentar lagi akan segera habis. Energi lain yang mampu menyamai energi minyak bumi adalah nuklir. Jadi, tentulah negara yang paling banyak cadangan nuklirnya akan menjadi penguasa energi dunia, super power, dan pengendali dunia.

Dengan menghancurkan dunia tidak ada yang diuntungkan, dengan menghancurkan kesempatan pihak lain, maka kejayaan ada ditangan. Bayangkan, ada berapa juta penduduk bumi ini, jika cuma ada satu produsen energi, bayangkan saja keuntuntungan yang bisa diperoleh???

Kamis, 12 Agustus 2010

Eerrrggghhh..........

Bete', jengkel, pinginnya marah, tapi lagi puasa. Tuh, tadi sore online demi sejumlah kecil picisan terinterupsi oleh padamnya listrik. Belum lagi sambungan internet CDMA yang putus nyambung. Iiiihh... gerammmmm. Eh, sabarrrrr.....

Saya utak-atik dengan aksi disconnect dan connect di GUI-nya software modem, sebentar koneksinya lancar lalu ngadat lagi. Mungkin ada si Komo kali ya...

Dan, jurus pamungkas saya gunakan. Saya disconnect sambungan internet via software bawaan sang modem, lalu saya gunakan aplikasi bawaan Windows. Dengan sedikit settingan, jleb... sepertinya jantung hatiku tertikam. Windows mengatakan tidak dapat menyambungkan satu protokol ke server internet, preetttt... Ternyata itu toh masalahnya dari tadi putus nyambung terus. Tau ndak? Tanpa satu protokol itu sama aja dengan kita berjalan dengan satu kaki. Awalnya semangat dengan berjalan melompat diatas satu kaki, lalu kemudian berhenti karena kelelahan. Ampuunnn....

Buat provider, di fix dong tuh problemnya. Kalo nggak mau, saya mau pindah provider aja deh...

Rabu, 16 Desember 2009

SHUT ME OFF PLEASE....

Malam sudah beranjak pagi. Tetap saja hati ini tidak tenang. Mengantuk tapi rasanya tidak mau tidur. Istri dan anakku masih pulas di pembaringan. Semoga mereka dirahmati Allah.
Menunggu tubuh manjadi layu, mengedit makalah dan menulis indah di blogspot sampai tubuh ini tak mampu lagi menahan beratnya sendiri. Hentakan tuts keyboard semakin jarang terdengar walaupun otak ini terus terlintas semua kejadian dan ide, ego dan akhirnya ....
Dengan sisa-sisa kehidupan toshiba ku membisikkan kata shut me off please...

KENANGAN PAHIT SEPAHIT KOPI KIMIA

Jam menunjukkan pukul 00.01 ditemani sambungan internet yang putus nyambung mencoba menulis ini dan itu. Setelah sekian banyak yang kutulis sambil mengedit makalahku, ingatanku akan dirinya masih saja membekas. Tubuhnya langsing, kulitnya putih mulus di hiasi motif garis melintang membuatnya tampak semakin tinggi. Duhai, lembar jawaban kimia ku. Diatas tubuhmu kutuliskan coretan tinta hitam yang tak beraturan dengan semua formula yang berusaha kutebak. Dirimu menjadi tak cantik lagi, membuatku menjadi ingin cepat meninggalkanmu. Cepat aku melangkah mengira kau kutinggalkan jauh-jauh di atas meja putih itu. Tenang rasanya ku berada di peristirahatan sampai kulihat kau mengikutiku dengan menumpang tas hitamku. Ah, kau ini keras kepala sekali. Kenapa kau ikut aku.
Segera kau kuantar kembali ke tempat di mana seharusnya dirimu berada. Ya, di tangan dosen kau akan lebih berarti bagiku setelah kau dihiasi olehnya dengan sentuhan terakhir penilaiannya

Selasa, 15 Desember 2009

KENAPA KELUAR DARI KEPERAWATAN?

Bukan karena alasan yang aneh-aneh saya memutuskan untuk keluar dari profesi keperawatan yang selama ini saya geluti. Ini lebih bersifat pribadi.
Ketakutan akan keteledoran, rasa gugup, kikuk, dan ceroboh diriku yang selama ini menggangguku. Saya sadar saya adalah seorang perawat yang harus selalu siap, disisi lain ketakutan akan hadirnya perasaan kikuk, gugup membuat hadirnya kecerobohan dan menjadi teledor selalu menghantui.
Mungkin karena kurangnya latihan dan kurangnya membaca, tetapi di dalam hati kecilku selalu mengatakan untuk berhenti menjadi perawat.
Sekarang di sini lah aku. Berusaha meraih mimpi yang telah lama aku tinggalkan. Mimpi akan suatu gelar yang kuharap mampu memberiku ruang berpisah dari keperawatan.
Saya mencintai alam. Lebih mencintainya daripada kecongkakan manusia.

TEMAN-TEMAN SEPERJUANGAN

Mencoba mengenang kembali teman-teman yang kini telah jauh di mata
1. Madzkurrahman
2. Indra Buana
3. Abdul Rasyid
4. Ilham Firmansyah
5. Arfan Asysyabibi
6. Syamsul Hidayat
7. Sandi Prahara
8. M. Subhan Cahyadi
9. ...
10. Sri Wahyuni
11. Ari Kurniawati
12. Iffah Kurniawati
13. ...

Maaf, cuma ini yang kuingat.
Beberapa bulan ini ingatanku menurun drastis akan kenangan masa lalu. It's hurt....

Selasa, 10 November 2009

HUKUM INDIVIDUNYA, BUKAN INSTITUSINYA

Media massa saat ini sedang terpusat kepada kasus yang melibatkan KPK - POLRI - KEJAKSAAN. Ketiganya lembaga hukum. Aneh memang, karena menjadi buah pertanyaan apakah standar prosedur tetap hukum ketiga institusi tersebut berbeda? Entahlah...
Melihat, mendengar, masyarakat pun angkat bicara. Para facebooker dengan keyakinan penuh membela Bibit dan Chandra. Bukannya saya ingin melawan arus, tetapi di dalam kasus tersebut belumlah jelas siapa yang salah. Bisa saja Bibit dan Chandra memang bersalah. KPK adalah lembaga hukum yang telah sering membongkar kasus korupsi. Saya sangat yakin dengan institusi ini. Namun yang bekerja didalam institusi ini adalah manusia yang penuh dengan alpa. Namun saya berdoa semoga Bibit dan Chandra tidak pernah melakukan yang disangkakan dan semoga tidak pernah terbersit di hatinya untuk melakukan hal tersebut. Tetapi bila memang Bibit dan Chandra bersalah, semoga institusi KPK tidak dimusnahkan akibat kejelekan beberapa oknumnya. Karena jika KPK dihapus karena kasus ini, hapus saja semua institusi yang ketahuan oknum-oknumnya berbuat curang. Jika POLRI ada oknum yang curang, hapus saja POLRI. Jika KEJAKSAAN ada oknum yang curang, hapus saja KEJAKSAAN. Jika banyak oknum pejabat negara yang curang, hapus saja negara ini...
Bukan kah selalu ada harapan? Harapan menuju negara yang kita cita-citakan.
I LOVE INDONESIA AND I HATE INDONESIAN CORRUPTORS. ALL OF THEM!!!

Rabu, 06 Mei 2009

DEMOKRASI KAMBING HITAM

Selesai pemungutan suara, banyak temuan pelanggaran. Siapakah yang jadi kambing hitam?
Sedari dulu sampai sekarang jika ada kegagalan, atau kekurangan selalu saja semua pihak mencari kesalahan pihak-pihak lain. Padahal jika saja mau bijak, semua pihak bekerjasama mencari masalah dan kesalahan apa saja yang terjadi untuk kemudian dicari solusinya bersama-sama dan melaksanakan hasil bersama pula. Kenapa? Pemilu bukan acara sekelompok orang tapi seluruh rakyat Indonesia. Adalah menjadi kewajiban seluruh rakyat Indonesia untuk mensukseskan dan menjaga ketertiban serta mematuhi aturan main yang telah dirumuskan. Oleh siapa? Oleh seluruh parpol, KPU, dan legislatif aktif. Si anggota legislatif jangan bersikap masa bodoh karena merasa belum tentu dia dipilih lagi. Ini demi Indonesia. Bukan demi rakyat anda. Dan jika ditemukan kesalahan lagi, duduklah bersama kembali untuk mencari solusinya, bukan untuk mencari kesalahan siapa.